Rabu, 06 September 2017

Kehidupan Mantan Bintang Porno JAV

Produksi Industri Japan Adult Video (JAV) terus tumbuh setiap tahun. Berkembang seiring dengan meningkatnya jumlah gadis yang bercita-cita untuk bekerja menjadi bintang porno.

Lantas bagaimana sebenarnya para artis JAV ini menjalani kehidupan mereka sehari-hari. Dan akan jadi apa para bintang porno ini setelah pensiun?

Atsuhiko Nakamura, penulis buku 'The Nameless Women' yang mewawancarai ribuan aktris JAV, mengungkapkan beberapa fakta mencengangkan mengenai industri seks di Jepang. Terutama kehidupan para perempuan yang terlibat dalam pembuatan adult video (AV).

"Banyak gadis memasuki industry AV. Tapi belum tentu untuk alasan yang sama. Beberapa melakukannya hanya untuk uang, sementara lainnya nyaman dengan ide melakukan seks di depan orang dan melihatnya sebagai pekerjaan yang mudah," katanya Atsuhiko seperti dilansir dari japantoday.com

Meski begitu, sangat jarang artis AV dikenali di tempat umum ketika melakukan kegiatan sehari-hari. Hal itu disebabkan besarnya jumlah gadis yang bekerja di industri itu. Hanya mereka yang sangat terkenal seperti Maria Ozawa dapat dengan mudah dikenali.

"Banyak juga mantan aktris AV yang sekarang menikah dengan bahagia dan menikmati kehidupan normal," tutur Atsuhiko.

Biasanya para gadis tak lama berkarir sebagai bintang porno. Mereka memutuskan untuk pensiun karena merasa sudah mengumpulkan cukup uang, lalu melanjutkan hidupnya dengan normal.

Meski begitu, bagi beberapa yang lama bekerja di industri porno, tatapan aneh dari orang sekitar tetap tak terhindarkan.

poker cimbNamun banyak juga pensiunan bintang AV yang kurang beruntung. Salah satunya disebabkan oleh 'AV mindset' atau 'pola pikir bintang porno'. Banyak gadis yang tidak mampu melepaskan dirinya dari pola pikir ini.



Hal tersebut terjadi karena ketidakmampuan mereka bekerja di tempat normal setelah pensiun sebagai artis JAV. Faktor lain adalah tidak mudah mencari pekerjaan standar yang gajinya sama besar seperti ketika mereka menjadi artis JAV.

Itu menyebabkan dua per tiga pensiunan artis JAV berakhir menjadi hostess di bar atau bahkan menjadi pekerja seks komersial di rumah pemandian.

Tampaknya, ribuan gadis yang menginginkan pekerjaan dengan bayaran tinggi sebagai bintang porno, ke depannya tak mampu move on. Mereka akan terjebak di industri seks.

sakong onlinePola pikir film porno memiliki dua sisi berbeda menurut Atsuhiko: Ada yang pensiun namun tidak memiliki kemampuan yang dibutuhkan untuk bekerja di pekerjaan normal. Mereka merasa lebih nyaman di lingkungan seperti bar dan rumah pemandian.

Dan ada yang ingin berhenti dari film porno, tidak mau kehilangan keglamoran yang berasal dari produksi AV.

Industri seks Jepang mungkin merupakan salah satu yangn terbesar di dunia. Namun sesungguhnya merupakan dunia yang berbahaya untuk dimasuki.

0 komentar:

Posting Komentar

terima kasih