Senin, 11 September 2017

Dapat Tawaran Gratis ke Arab Saudi, Jonru 'Mendadak' Umrah



Jonru Ginting, pria yang dilaporkan ke polisi karena diduga menyebarkan ujaran kebencian, mendapat tawaran umrah gratis. Namun pihak Jonru menyayangkan munculnya persepsi yang menduga umrah hanyalah modus Jonru untuk kabur dari kasusnya di Indonesia.

"Saya jamin tidak ada niat buruk dari Pak Jonru," kata Direktur LBH Kebangkitan Jawara dan Pengacara (Bang Japar), Djudju Purwantoro, kepada detikcom, Minggu (10/9/2017).

LBH Bang Japar kini menjadi kelompok pengacara yang mendampingi Jonru dalam kasus ini. Djudju menyatakan Jonru bakal kembbali usai umrahnya selesai. Dia menampik anggapan bahwa umrah hanyalah modus Jonru untuk lari dari masalah, apalagi rencana umrahnya juga masih lama di bulan depan.

"Saya dengar di luaran sana seolahh-olah disamakan Habib Rizieq kalau ada masalah pergi ke Mekah. Mungkin dianalogikan seperti itu," kata Djudju.

Lewat akun Facebook-nya, Jonru Ginting memasang tulisan pada 8 September 2017. Judul tulisan yang dia pasang di wall-nya itu adalah 'Mendadak Umroh'. Dia membuka tulisan dengan kalimat ledekan para pembenci dirinya di jagat internet, "Cieee... Jonru dipolisikan. Paling bentar lagi ente bakal umroh."

"Itu ledekan para haters, yang maksudnya adalah nyindir HRS yang menurut mereka pura-pura umroh agar bisa melarikan diri ke Arab," tulis Jonru.

Ternyata Jonru benar-benar dapat kesempatan umrah gratis. Ada perusahaan travel di Bandung bernama Cendekia Muslim Mandiri (CMM) yang menawarinya tiket umrah. Pihak CMM datang ke Jonru pada 7 September 2017 malam hari, membawa serta surat jaminan keberangkatan umrah dan dua koper berisi perlengkapan umrah.

"Mohon doanya Teman-teman Sekalian, Semoga di November 2017 nanti saya bisa benar-benar berangkat umroh. Semoga semuanya berjalan lancar, aman damai, dimudahkan oleh Allah. Aamiin," kata Jonru.

"Umrohnya cuma 10 hari, kok. Saya Insya Allah akan pulang ke Indonesia setelah itu. Ini bukan modus untuk melarikan diri ke Arab. Sebab kalau niatnya pengen kabur, ngapain juga diumumkan di ruang publik seperti ini? Betul?" lanjutnya.
(dnu/fjp)

0 komentar:

Posting Komentar

terima kasih